Tadarus Ramadhan Juz 7

TADARUS JUZ 7 KESEIMBANGAN BAIK DAN BURUK (Q.S. al-Ma’idah [5]: 83 s/d 120 & al-An’am [6]: 1 s/d 110)   Memilih Jalan H...

TADARUS JUZ 7

KESEIMBANGAN BAIK DAN BURUK

(Q.S. al-Ma’idah [5]: 83 s/d 120 & al-An’am [6]: 1 s/d 110)


 
Bulan Ramadhan
Memilih Jalan Hidup, Baik atau Buruk?



Dr. Rosidin, M.Pd.I
www.dialogilmu.com


Allah SWT menyiapkan surga dan neraka. Implikasinya, jalan hidup manusia terbagi menjadi dua: baik dan buruk. Contoh kebaikan adalah mengucurkan air mata karena sanubarinya tersentuh nilai-nilai kebenaran dalam al-Qur’an (Q.S. al-Ma’idah [5]: 83), sehingga mengantarkannya ke surga (Q.S. al-Ma’idah [5]: 85). Contoh keburukan adalah mengingkari dan mendustakan al-Qur’an yang akhirnya menjerumuskan manusia ke neraka (Q.S. al-Ma’idah [5]: 86). 
  
Contoh lain, jalan kebaikan mengantarkan seseorang memilih menu yang halal lagi thayyib (Q.S. al-Ma’idah [5]: 88), sedangkan jalan keburukan mengantarkan seseorang mengonsumsi bahan makanan yang haram, seperti narkotika, atau diperoleh secara haram, seperti hasil perjudian (Q.S. al-Ma’idah [5]: 90). 

Sebanyak apapun rezeki haram yang diperoleh seseorang, tidak sebanding dengan rezeki halal, walaupun sedikit (Q.S. al-Ma’idah [5]: 100), bagaikan minum segelas air putih jernih yang menyehatkan, tidak sebandingkan dengan minum satu kolam limbah yang berpolusi.

Jalan kebaikan bagaikan cahaya yang seragam, sedangkan jalan keburukan bagaikan kegelapan yang beragam (Q.S. al-An’am [6]: 1). Cahaya yang seragam adalah simbol ketauhidan yang dibawa Nabi Ibrahim AS (agama Hanifa), dilanjutkan Nabi Musa AS (agama Yahudi), dilengkapi Nabi Isa AS (agama Nasrani) dan disempurnakan Nabi Muhammad SAW (agama Islam); sedangkan kegelapan yang beragam adalah simbol kemusyrikan yang beraneka-ragam sesuai konteks ruang dan waktu (Q.S. al-An’am [6]: 79). 

Namun demikian, umat muslim dilarang mencerca para penganut agama lain, karena dikhawatirkan mereka akan balas mencerca Allah SWT (Q.S. al-An’am [6]: 108). Inilah bentuk perpaduan antara keimanan yang kokoh dengan toleransi yang tinggi. Di satu sisi yakin 100% bahwa Islam adalah agama yang paling benar; namun di sisi lain menghargai 100% agama-agama di luar Islam.    

Mengapa demikian? Karena sesungguhnya Allah SWT Maha Berkuasa menjadikan seluruh manusia berada dalam jalan kebaikan (Q.S. al-An’am [6]: 35), akan tetapi Allah SWT Maha Berkehendak menjadikan manusia berada dalam jalan kebaikan dan jalan keburukan (Q.S. al-An’am [6]: 39). 

Ibarat sutradara yang berkuasa membuat film yang hanya diisi tokoh baik (protagonis), tanpa tokoh jahat (antagonis); namun berkehendak membuat film yang diisi tokoh protagonis (“lakon”) sekaligus antagonis (“musuh”), sehingga lebih seru untuk ditonton.  

Hanya saja, Allah SWT memberi hak pilih (ikhtiar) kepada manusia, apakah memilih menjadi tokoh protagonis ataukah antagonis?. Sebagai bekal, Allah SWT memberikan fitrah sejak lahir (H.R. al-Bukhari), sehingga manusia cenderung pada nilai-nilai kebaikan. Dalam Hadis Qudsi dinyatakan bahwa Allah SWT menciptakan seluruh manusia dalam keadaan lurus (hunafa’), lalu mereka digoda setan, sehingga menjadi musyrik (H.R. Ibnu Hibban). 

Oleh sebab itu, Allah SWT pun mengutus rasul untuk membimbing manusia agar tidak terjerumus dalam godaan setan. Lagi-lagi respon manusia terbelah menjadi dua. menerima atau menolak agama tauhid yang dibawa rasul (Q.S. al-An’am [6]: 48-49). Manusia yang menerima agama tauhid disebut umat ijabah, sedangkan manusia yang tidak atau belum menerima agama tauhid disebut umat dakwah.  

Umat ijabah berhasil menyelaraskan fitrah bawaan dengan fitrah agama, sehingga bagaikan benih (fitrah bawaan) yang diguyur air hujan (fitrah agama), lalu menumbuhkan aneka tanaman berbuah yang kaya manfaat, seperti kurma, anggur, zaitun dan delima (Q.S. al-An’am [6]: 99). Umat ijabah ibarat orang yang dapat melihat rambu penunjuk arah, sehingga tidak tersesat; sedangkan umat dakwah yang tidak mau menerima fitrah agama, ibarat tunanetra yang tidak bisa melihat rambu penunjuk arah, sehingga tersesat (Q.S. al-An’am [6]: 104). Wallahu A’lam bi al-Shawab.

Nama

Arabic,8,Buku,19,English,1,Formal,24,Gallery,1,Indonesia,1,Informal,25,Informasi,3,JurnalIlmiah,13,Korespondensi,1,MakalahIlmiah,6,MOTIVASI,14,Non-formal,7,PAI,12,Profil,2,Resensi,2,StudiIslami,105,TafsirTarbawi,39,
ltr
item
DIALOG ILMU: Tadarus Ramadhan Juz 7
Tadarus Ramadhan Juz 7
https://2.bp.blogspot.com/-31yoqz3LxgU/WwaOmOYIoCI/AAAAAAAABGw/WxabhP4cPzYIiYYKu1SVJi57xCUwJKx2wCLcBGAs/s640/www.dialogilmu.com%2Bjuz%2B7.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-31yoqz3LxgU/WwaOmOYIoCI/AAAAAAAABGw/WxabhP4cPzYIiYYKu1SVJi57xCUwJKx2wCLcBGAs/s72-c/www.dialogilmu.com%2Bjuz%2B7.JPG
DIALOG ILMU
http://www.dialogilmu.com/2018/05/tadarus-ramadhan-juz-7.html
http://www.dialogilmu.com/
http://www.dialogilmu.com/
http://www.dialogilmu.com/2018/05/tadarus-ramadhan-juz-7.html
true
1758165964677023620
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy